Kesehatan, Makanan

Langkah-Langkah Praktis Cara membuat Tempe

cara-pembuatan-tempe

Cara Membuat Tempe dari Kedelai

Cara membuat tempe kedelai yang enak dan gurih sebenarnya sangat mudah sekali dan bisa dilakukan sendiri dirumah. Tempe merupakan makanan Tradisional Indonesia yang sudah menyebar ke seluruh dunia. Ada sebagaian negara-negara yang tertarik untuk melakukan penelitian terhadap tempe, terutama yang berkaitan dengan teknologi fermentasi, seperti negara Amerika Serikat dan juga negara Jepang.

Selain rasanya enak dan gurih, tempe banyak sekali mengandung protein nabati dan serat yang tinggi, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai penyeimbang kebutuhan protein, serat pangan, zat besi, kalsium serta vitamin B. tempe memiliki kandungan nilai obat sebagai antibiotik untuk menyembuhkan infeksi serta sebagai antioksidan untuk mencegah penyakit degeneratif.

cara membuat tempeBagi mereka yang vegetarian tempe dikonsumsi sebagai pengganti daging. Membuat Tempe tergolong sangat mudah sehingga tempe diproduksi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di produksi di beberapa wilayah di dunia.

Ternyata tempe juga bisa dibuat berbagai macam hidangan, apalagi saat ini banyak sekali bermunculan ide-ide kreatif dalam menghidangan makanan. Yang menarik, ternyata tempe juga bisa dibuat menjadi steak dengan rasanya yang tidak kalah enaknya dengan steak yang terbuat dari daging.

Cara membuat tempe dengan kacang kedelai sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia selama beberapa abad yang lalu, yang bermula dari masyarakat di Jawa. Namun cara pembuatannya juga masih terbilang sederhana sekali, ada banyak bahan dasar yang dapat digunakan untuk membuat tempe, namun yang paling populer serta yang paling banyak digunakan yaitu tempe dengan berbahan dasar kacang kedelai.

Kedelai Berkualitas = Tempe Berkualitas

Untuk mendapatkan kualitas tempe yang baik dipelukan kualitas kacang kedelai yang baik juga, jangan sampai kacang kedelai yang akan digunakan tercampur dengan kacang lainnya seperti kacang hijau, jagung serta biji-bijian lainnya. Dalam proses pembuatan tempe juga harus diperhatikan dengan cermat mengenai sanitasi dan kemurnian bibit (inokulum) yang nantinya akan digunakan, agar tempe yang dihasilkan benar-benar kualitas yang baik. Dan ini adalah cara bikin tempe yang paling umum dilakukan.

Sebelum tempe dihasilkan dari kacang kedelai, terjadi pertumbuhan spora jamur tempe  Rhizopus sp. yang menghasilkan enzim untuk mengurai protein yang ada pada biji kacang kedelai, jadi protein yang terkandung dalam biji kacang kedelai mudah dicernakan selama proses bertumbuhnya jamur Rhizopus sp.

Dimasa pertumbuhan jamur Rhizopus sp. dapat membentuk benang-benang yang dinamakan sebagai benang hifa. Benang hifa ini berfungsi untuk mengikatkan biji kacang kedelai yang satu dengan biji kacang  kedelai lainnya, sehingga membentuk satu kesatuan yang kompak dan saling bekerjasama, selanjutnya yang tadinya biji kacang kedelai sudah berubah menjadi tempe. Selain jamur Rhizopus sp. masih banyak lagi jenis mikroorganisme yang lainnya yang terdapat didalamnya, namun tidak menunjukkan adanya aktifitas yang nyata.

Mikroorganisme bisa dilihat aktifitas nyatanya  yang mungkin saja bisa ikut campur setelah pertumbuhan jamur Rhizopus sp. telah melampui masa optimumnya, yaitu pada saat terbentuknya spora-spora baru yang memiliki warna putih kehitaman.

Hal ini bisa dilihat jika tempe ditaruh pada suhu ruangan, maka akan mengeluarkan bau amoniak yang menandakan tempe tersebut telah mengalami pembusukan. Jika tempe sudah berbau amoniak walaupun dimasak bau amoniak ini tidak akan hilang, dan dapat menurunkan cita rasa tempe itu sendiri.

Langkah-Langkah Cara Membuat Tempe

 Berikut ini adalah langkah-langkat membuat tempe dari kacang kedelai, agar tempe yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan tahan lama. Dalam membuat tempe dengan cara      tradisional, langkah-langkah yang harus dilakukan yaitu, menyiapkan bahan dasar untuk membuat tempe yaitu biji kacang kedelai, kemudian alat- alat yang diperlukan dalam proses pembuatan tempe seperti :

  • Baskom
  • tampah
  • Saringan
  • Kompor
  • Dandang
  • Kipas angin
  • Sotel kayu
  • Kantong plastik, atau daun pisang atau daun jati
  • peralatan lain yang diperlukan

Itulah langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan saat mulai membuat tempe dengan biji kacang kedelai. Lalu bagaimana dengan bahan-bahan yang harus disiapkan untuk membuat tempe dari biji kacang kedelai ini.

Bahan Pembuatan Tempe

Bahan pembuatan tempe sangat mudah didapatkan dan tidak banyak yang digunakan, adapun bahan-bahannya, sebagai berikut:

  1. Kacang kedelai, disarankan untuk menggunakan biji kacang kedelai yang lokal saja, karen biji kacang kedelai lokal sifatnya lebih organik
  2. Ragi tempe, jika ingin menggunakan ragi tempe hasil buatan sendiri juga bisa atau ingin memakai ragi tempe beli yang sudah jadi juga bisa

Langkah-langkah cara Membuat Tempe

Setelah bahan-bahan untuk membuat tempe telah tersedia, maka tinggal bagaimana melakukan  proses pembuatannya. Berikut ini step-step membuat tempe yang disajikan dengan sangat mudah dan sederhana:

#1. Pilih Kedelai yang bagus

Lakukan penyortiran biji kacang kedelai, manfaatnya untuk memisahkan kacang lain yang tercampur dibiji kacang kedelai serta memisahkan biji kacang kedelai yang bagus dan yang sudah rusak, agar mendapatkan biji kedelai yang berkualitas.

#2. Membersihkan Kacang Kedelai

Cuci biji kacang kedelai yang telah disortir, manfaatnya agar biji kacang kedelai menjadi bersih bebas dari kotoran yang menempel, hal ini sangat perlu dilakukan karena akan mempengaruhi tempe yang akan dihasilkan, jika biji kacang kedelainya bersih tempe yang dihasilkan juga akan baik. Cara membuat tempe seperti ini adalah cara yang paling banyak dilakukan.

#3. Rendam Kacang Kedelai

Rendam biji kacang kedelai, Setelah biji kacang kedelai dicuci bersih, berikutnya adalah merendam biji kacang kedelai dengan air bersih. Tujuannya untuk menyortir kembali biji kacang kedelai yang kualitas baik.

Jika pada saat perendaman ada biji kacang kedelai yang mengambang, maka kualitas biji kacang kedelai tersebut tidak baik dan harus   dipisahkan, manfaat lain dari perendaman juga untuk mempermudah proses pengelupasan  kulit ari biji kacang kedelai, jika yang digunakan biji kacang kedelai yang masih memiliki kulit ari. Biasanya proses perendaman dilakukan selama semalaman agar biji kacang kedelai menjadi lebih lunak.

#4. Pemisahan kacang dan kulit ari

Lakukan peremasan dan pencucian kembali, selesai direndam semalaman biji kacang kedelai harus diremas-remas yang fungsinya untuk mengelupas kulit ari yang belum terkelupas, lalu pisahkan antara kulit ari dengan biji kacang kedelai. Setelah biji kacang kedelai dipisahkan dengan kulit arinya, lalu cuci kembali biji kacang kedelainya pastikan tidak ada kulit ari dan kotoran lainnya yang masih ada dikacang kedelai yang mau diolah.

#5. Rebus biji kacang kedelai

Langkah berikutnya setelah biji kacang kedelai sudah bersih taruh ke dalam panci besar (sesuaikan dengan banyaknya biji kacang kedelai yang mau diolah) kemudian tambahkan air yang bersih untuk merebusnya, pada saat merebus biji kacang kedelai jangan menggunakan air PDAM, karena air PDAM biasanya mengandung kaporit, yang nantinya akan berpengaruh pada saat proses fermentasi. Agar benar-benar matang dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk merebus biji kacang kedelai.

#6. Dinginkan karang setelah direbus

Dinginkan biji kacang kedelai yang sudah direbus, jika sudah matang biji kacang kedelai taruh di tempat yang memiliki permukaan datar dan lebar, ratakan biji kacang kedelai diatas permukaan wadah datar tersebut untuk proses pendinginan, agar biji kacang kedelai cepat dingin bisa dibantu dengan menggunakan kipas angin.

#7. Peragian

Peragian, ini merupakan proses yang sangat penting dalam pembuatan tempe, dikarenakan pada proses pemberian ragi ini yang menentukan apakah proses nya berhasil atau tidak untuk menjadi tempe. Pada saat memberikan ragi biji kacang kedelai harus benar-benar kering dan uap panas nya sudah hilang. Jika ragi diberikan pada kondisi biji kacang kedelai masih panas maka mikroorganisme yang ada didalam ragi akan mati.

Untuk memberikan ragi juga tidak bisa sembarangan ada takarannya yaitu untuk  2 kg biji kacang kedelai yang diolah, berikan ragi tempe sekitar 2 sendok makan, taburkan ragi tempe pada permukaan biji kacang kedelai kemudian diratakan sampai biji kacang kedelai terkena semua dengan ragi tempe.

#8. Bungkus kacang kedelai

Pembungkusan, jika biji kacang kedelai sudah rata diberi ragi, kini sudah bisa dibungkus atau dicetak dengan bentuk yang sudah disiapkan. Untuk membungkusnya   bisa menggunakan plastik bening, daun jati atau daun pisang.

Caranya sangat mudah, tinggal dimasukkan saja biji kacang kedelai ke dalam pembungkus yang akan Pembungkus yang baik dan disarankan yaitu menggunakan daun pisang, namun jika mau menggunakan palstik bening jangan lupa untuk diberikan lubang-lubang kecil pada plastik yang berfungsi untuk memberikan sedikit udara. Namun jangan terlalu banyak memberikan lubang pada plastik, supaya tempe yang dihasilkan warnanya putih bersih dan tentunya enak rasanya.

#9. Proses Fermentasi

Berikutnya proses fermentasi. Tempe yang belum jadi dan sudah dibungkus di taruh dengan suhu ruangan terbuka, jika ingin lebih cepat jadi, letakkan tempe yang belum jadi pada suhu yang sedikit lebih hangat kurang lebih selama 24 jam. Yang perlu diperhatikan jangan menumpuk tempe terlalu banyak, karena pada saat proses fermentasi tempe akan mengeluarkan suhu panas dan ini akan mengakibatkan tempe cepat matang.

#10. Tempe anda sudah jadi

Sampai pada proses akhir, setelah prose fermenatsi selama 24 jam kini saatnya melihat tempe yang dibuat, apakah sudah ada bulu-bulu putih halus yang berwarna putih atau belum. Jika tempe sudah ada bulu-bulu putih halus, maka tempe yang dibuat sudah jadi dan sudah bisa diolah untuk dijadikan masakan yang enak dengan tempe hasil buatan sendiri, yang terjamin kebersihan dan kualitasnya. Sesederhana itulah cara membuat tempe ala Latansa.

Sebagai tambahan, jika ingin menggunakan ragi tempe buatan sendiri juga boleh, agar benar-benar terjamin kualitas tempenya. Ada beberapa cara untuk membuat ragi tempe, salah satunya dari usar daun waru atau jati, pilihlah daun jati (Tectona grandis) atau daun waru (Hibiscus tiliaceus).Pilih daun yang bagian bawahnya sudah ditumbuhi dengan jamur  yang berbentuk benang-benang putih.

Kemudian letakkan 1 lembar daun yang permukaannya yang bagian bawah menghadap ke arah atas, lalu di atas permukaan daun diberikan selapis biji kacang kedelai yang sudah direbus dan sudah di dinginkan, kemudian lapisi kembali dengan daun lain yang bagian bawahnya menutupi biji kacang kedelai.

Setelah dipasangkan menjadi satu daunnya, lalu masukkan ke dalam plastik yang telah diberi lubang kecil-kecil menggunakan lidi, biarkan selama 12-24 jam agar terfermentasi. setelah selesai baru dikeringkan dan bisa digunakan.

Itulah beberapa langkah cara membuat tempe. Setelah tempenya jadi, selanjutnya anda bisa membuat makanan yang berasal dari bahan tempe tadi, seperti  tempe penyet, tempe orek, tempe mendoan serta tempe goreng biasa.

Jika anda berminat untuk membuat tempe, kami sarankan untuk mencoba dengan bahan yang tidak terlalu banyak. Menurut kami cukup 1/2 kg saja dulu. Jika anda berhasil, barulah nanti anda membuat tempe dalam jumlah yang banyak. Sehingga terhindar dari resiko kegagalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *