Bisnis

Kamu Mahasiswa dan Ingin Menghasilkan Duit Sendiri? Coba 6 Pekerjaan Ini!

menghasilkan uang

Menghasilkan Duit Sendiri untuk mahasiswa

Ada dua cara untuk dapat kuliah tanpa membebankan orang tua. Yang pertama yaitu dengan mendapatkan beasiswa dan yang kedua dengan melakukan usaha sampingan. Apabila kamu tidak bisa mendapatkan beasiswa, maka bekerjalah. Kuliah sambil bekerja memang agak melelahkan, tetapi kamu akan mendapatkan banyak manfaat dari bekerja.

Selain mendapatkan penghasilan dan pengalaman, melakukan pekerjaan sampingan saat masih sibuk kuliah mampu memberikan pelajaran hidup bagi kamu. Salah satunya pelajaran hidup itu adalah dapat merasakan lelahnya ketika mencari uang. Hal tersebut akan menambah rasa terima kasih kamu kepada orang tua yang telah membiayai kamu hingga kini dan juga akan mendidik diri kamu sendiri untuk tidak selalu bergantung kepada orang lain.

Usaha sampingan Mahasiswa

Berikut ini adalah 6 pekerjaan sampingan yang bisa kamu lakukan sambil kuliah.

  1. Driver Ojek Online

Saat sedang menunggu kelas atau jika sudah tidak memiliki jadwal mata kuliah lagi di hari itu, kamu bisa menggunakan waktu senggang untuk menjadi driver ojek online. Tidak banyak yang dibutuhkan, kamu hanya perlu kendaraan pribadi dan smartphone, sangat mudah bukan? Penghasilan yang didapat memang tak menentu, tetapi cukup untuk jajan dan mengisi dompet yang kosong.

  1. Web Developer

Di era globalisasi seperti sekarang, perkembangan web ini sangatlah pesat. Sehingga, ada banyak sekali perusahaan dan startup yang membutuhkan jasa dari para web developer.

Tak perlu khawatir dengan penghasilan yang akan didapatkan, karena perusahaan atau startup akan memberikan fee hingga Rp3 juta ke atas. Apalagi jika kamu tengah liburan semester yang panjang, maka penghasilan yang akan kamu dapatkan juga bakal semakin besar.

Menurut kami, ini adalah salah satu usaha sampingan mahasiswa yang cukup menjanjikan. Apalagi, biasanya kita tidak harus masuk kantor setiap hari untuk mengerjakan tugas-tugas web developer.

  1. Barista

Saat ini, kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Maka tak heran jika banyak sekali pengusaha yang memilih untuk membuka coffee shop. Bahkan, di antara mereka telah mempunyai cabang di banyak kota.

Hal ini bisa menjadi kesempatan emas bagi kamu untuk bekerja part time sebagai barista. Tidak masalah jika kamu tidak memiliki skill membuat kopi, karena biasanya coffee shop ini akan memberikan pelatihan lebih dulu kepada pekerja baru. Seperti pepatah sambil menyelam minum air, selain kamu mendapatkan skill, kamu juga akan mendapatkan gaji.

  1. Tutor

Ilmu yang kamu dapatkan dari perkuliahan tentu sudah banyak. Tentu kamu bisa memanfaatkan ilmu yang sudah didapat itu dengan menjadi seorang tutor di lembaga edukasi atau bimbingan belajar untuk memberikan les privat.

Bagi mahasiswa tingkat akhi terutama dengan indeks prestasi di atas 3.00, peluang diterima sebagai tutor akan semakin besar. Selain itu, yang tidak kalah penting yaitu kamu harus menguasai mata pelajaran yang masuk di Ujian Nasional dan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi. Untuk penghasilannya memang tidak terlalu besar tetapi kalau untuk beli kuota saja tentu akan cukup.

  1. Penerjemah Komik Online

Jika kamu mahasiswa jurusan bahasa atau memiliki kemampuan berbahasa asing yang baik, peluang usaha  menjadi penerjemah adalah pekerjaan sampingan yang sangat cocok untuk kamu misalnya saja menjadi penerjemah komik online. Di era digital seperti sekarang ini, komik sudah dapat diakses dengan mudah melalui smartphone. Cukup dengan hanya mengunduh aplikasinya, kegiatan membaca komik pun dapat dilakukan.

Aplikasi komik online ini biasanya memiliki beberapa versi. Ada versi bahasa Indonesia, bahasa Korea, bahasa Inggris, dan sebagainya. Hal tersebut merupakan kesempatan emas bagi kamu untuk mendapatkan penghasilan dengan menerjemahkan komik online bahasa asing ke bahasa Indonesia ataupun sebaliknya.

Sebenarnya, banyak peluang usaha online yang bisa ditekuni oleh mahasiswa dan bahkan Ibu rumah tangga. Salah satu peluang usaha sampingan ibu rumah tangga adalah dengan menawarkan jasa secara online. Termasuk penerjemah online.

  1. Admin Sosial Media

Menjadi admin sosial media tidak memerlukan skill khusus layaknya web developer karena menjadi admin sosial media hanya memerlukan wawasan yang luas dan pemikiran yang out of the box agar mampu menarik perhatian followers, dan juga up to date tentang hal-hal yang sedang viral dan banyak dibicarakan warganet.

Tugas admin sosial media sendiri di antaranya adalah membuat konten, menentukan jadwal upload, dan menjawab segala komentar, pertanyaan dan keluhan dari followers. Tentu yang sangat dibutuhkan jika kamu menjadi admin sosial media adalah koneksi Internet yang cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *