Tips

3 Tipe pengunjung website berdasarkan sumbernya

diversifkasi trafik

Gonjang-ganjing Trafik yang anjlok

Seringkali kita merasakan trafik website tiba-tiba turun tanpa diketahui penyebabnya. Bahkan, bermunculan berbagai asumsi. Mulai dari update algoritma google hingga pada cara optimasi yang salah (menggunakan teknik blackhat).

Mungkin asumsi-asumsi mereka ada benarnya juga. Karena google akan terus berusaha untuk memberikan hasil yang berkualitas untuk para penggunanya. Ini artinya, update algoritma adalah keniscayaan bagi google. Jika mereka ingin tetap mendominasi pasar ini, maka terus melakukan perbaikan adalah wajib bagi mereka.

Ini artinya, anda tidak disarankan untuk mengandalkan 1 sumber traffik saja. Cobalah lakukan diversifikasi. Mungkin anda bisa coba facebook ads, google adword, email marketing bahkan konten marketing. Karena memang, tidak ada sumber trafik yang benar-benar bisa diandalkan dalam jangka waktu yang lama.

Menurut Russel Brunson, 3 jenis traffic yang datang ke bisnis Anda berdasarkan sumber dari trafik tersebut :

1. Traffic yang tidak bisa Anda kendalikan

Sering juga disebut dengan traffic “gratisan”, inilah traffic yang datang ke bisnis Anda tanpa bisa Anda lakukan apa-apa. Jika Anda hari ini membutuhkan 1000 orang untuk datang ke toko online Anda, maka Anda hanya bisa post & pray, memposting dan berdoa.

Traffic yang tidak bisa Anda kendalikan antara lain:

  • Search Engine (SEO.)
  • Social media (organik.)
  • Liputan press seperti TV, Radio, Majalah, dll.

Setiap saluran memiliki “algoritma” masing-masing tanpa bisa Anda ketahui bagaimana detailnya.

Algoritma search engine dan Facebook akan berubah terus, yang artinya, jika bisnis Anda HANYA bergantung ke sumber traffic gratis (seperti SEO), maka traffic bisnis Anda akan berpotensi tidak stabil.

Baca juga :

2. Traffic yang bisa Anda kendalikan

Inilah sumber traffic yang bisa Anda tentukan apa dan bagaimananya. Misalnya Anda ingin hari ini ada 1000 pengunjung ke toko online Anda yang datang dari Bekasi, maka Anda bisa melakukannya.

Traffic yang bisa dikendalikan antara lain:

  • Facebook Ads.
  • Google Adwords.
  • Banner.

Selama Anda bisa membayarnya, maka sumber traffic ini akan terus mendatangkan pengunjung ke toko online Anda.

3. Traffic yang Anda miliki sendiri

Inilah traffic yang memerdekakan Anda dari algoritma-algoritma diatas. Inilah traffic yang benar-benar Anda tahu secara langsung. Anda tahu siapa yang mengklik, Anda tahu siapa yang membaca, dll.

Dan sejauh ini, traffic ini hanya dimiliki oleh orang yang membangun databas email pelanggannya. Saya pernah membaca seseorang yang blognya kena hack. Tapi karena dia memiliki database email, keesokan harinya mereka memulai blog baru, pengunjungnya langsung rame.

Bahkan bagi anda yang baru memanfaatkan channel baru dalam melakukan pemasaran, maka dengan memiliki database email, channel tersebut tiba-tiba langsung ramai. Cukup dengan blasting email ke database anda, maka sebagian besar dari mereka akan merespon email anda.

Jadi, mulai sekarang cobalah untuk melakukan diversifikasi dalam pemasaran online anda.Jangan hanya mengandalkan 1 channel saja. Hanya saja, anda harus fokus satu-satu terlebih dahulu.

Misalnya, anda fokus menggunakan Teknik SEO. Setelah menunjukan hasilnya, selanjutnya anda bisa mencoba facebook Ads. Selanjutnya bisa menggunakan Email marketing dan begitu seterusnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *