Daya Tarik yang Dimiliki Air Terjun Tama’lulua

Juli 11, 2024

1. Mempunyai Nama Lain yang Unik

Masyarakat setempat mempunyai nama lain yang terdengar slot online resmi unik untuk air terjun ini yaitu Air Terjun Bossolo. Penamaan berikut sebab wisatawan akan melalui hutan yang lebat, banyak pepohonan hijau, dan perbukitan. Perbukitan inilah yang dinamakan dengan Bukit Bossolo agar jadi nama lain dari air terjun itu.

Dari bukit inilah, wisatawan bisa memandang pemandangan air terjun dengan tahu dari atas. Bahkan, bukit Bossolo terhitung jadi spot favorit untuk wilayah pengambilan foto yang bagus dengan full background berbentuk Air Terjun Tama’lulua. Terlebih kembali tersedia tulisan ‘Bossolo’ yang terbuat dari ban bekas dan bambu sebagai penunjang foto.

2. Perjalanan Menuju ke Air Terjun Tergolong Ekstrim

Karena keberadaan air terjun tersedia di balik tebing-tebing tinggi, maka wisatawan yang dambakan singgah kesana pun wajib melalui perjalanan yang ekstrim.

Namun, perihal ini bukan jadi suatu kasus bagi wisatawan yang memang hobi menaklukkan alam, bagaimanapun ada masalah medannya menuju ke wilayah dan besarnya perjuangan.

Oleh sebab itu, setiap wisatawan yang memang tertantang untuk menaklukkan alam hingga hingga di dekat air terjun, wajib dalam kondisi tubuh yang fit dan prima. Hal ini sebab jalan yang akan di lewati adalah naik-turun bukit dan wajib berlangsung kaki kurang lebih 1 jam untuk melewati jalan bebatuan dengan kemiringan 45 derajat.

3. Memiliki Banyak Spot Instagramable

Bagi wisatawan penggemar alam, Air Terjun Tama’lulua terhitung salah satu area instagramable yang wajib dikunjungi.

Pesona keindahannya terlampau serupa layaknya lukisan alam yang kebanyakan dipasang sebagai wallpaper bawaan di laptop. Terdapat tebing curam yang bisa dinaiki untuk beroleh lanskap air terjun yang cantik.

Selain itu, tetap tersedia banyak spot lainnya yang tidak kalah bagus walaupun wisatawan wajib berjuang ekstra untuk bisa hingga di spot-spot tersebut. Mengingat wilayah air terjun tidak bisa ditempuh hanya dengan berlangsung kaki saja, tetapi terhitung wisatawan wajib naik dan turun bukit, melewati hutan lebat dan perjuangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *